Cara Agar Manusia Menjaga Hati (Menurut Islam)

Sebagai muslim yang bertaqwa, sudah menjadi hal umum dan kewajiaban kita untuk menjaga hati dari sifat-sifat dengki dan tercela, seperti iri, sombong, putus asa dan sebagainya. Bukan hal yang mudah untuk kita menjaga hati dari sifat-sifat tersebut. Intinya, hati manusia sifatnya mudah berubah-ubah. Jika kita mau dan menyanggupi menjaga hati tetap bersih maka insyaAllah segala perbuatan kita juga akan baik. Beda jika kita memiliki hati yang rusak (dalam artian kotor, menyimpan banyak penyakit) maka rusaklah semua diri kita.

Diriwayatkan dalam sebuah hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Ketahuilah bahawa dalam jasad manusia ada segumpal daging, jika baik maka baiklah seluruh anggota dan jika umaka rusaklah seluruh anggota, ketahuilah itulah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Cara Menjaga Hati Menurut Islam

Berikut ini adalah beberapa cara atau amalan yang bisa di pakai untuk menjaga hati menurut islam:

Perbanyaklah Dzikir

Cara atau amalan untuk menjaga hati menurut islam yang pertama adalah dengan perbanyak dzikir setiap harinya. Dzikir adalah salah satu amalan ibadah untuk mengingatkan dan mendekatkan diri kita dengan Allah Ta’ala. Kita harus berusaha untuk senantiasa berdzikir di tengah-tegah kesibukan, sesudah solat dan sebelum tidur. Semakin sering kita berdzikir (baik lisan maupun dalam hati) maka insyaAllah pasti hati kita akan terjaga dan terasa semakin tenang.

Pada firman Allah SWT:

“Dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang.” (Thaa-Haa: 130).

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Ar-Ra’du: 28).

Jangan Tinggalkan Sholat

Cara kedua untuk menjaga hati menurut islam ialah dengan sholat. Memenuhi sholat wajib dan menambahkan sholat sunnah. Yang terpenting, jangan menjadikan sholat sebagai beban. Jika kita dapat melakukan sholat dengan khusyuk, benar-benar menghayahati bahwa kita sedang berbicara dengan Allah, sungguh maka kita akan merasakan betapa nikmatnya sholat.

Apakah ada yang lebih indah daripada berbicara dengan Sang Maha Penyayang? Walaupun kita tak dapat melihat Allah, tapi Allah dapat melihat kita. Kita serta dapat memanjaatkan doa disaat sujud. InsyaAllah doa akan gampang dikabulkan.

Membaca Al-Quran

Daripada menghabiskan waktu dengan memikirkan seseorang yang gak jelas statusnya dengan kita, lebih baik kita gunakan saja untuk membaca Al-Quran. Selain dapat menambah pahala, membaca Al-Quran serta akan menenangkan hati. Al-Quran adalah bacaan suci, firman Allah Subhanallah Ta’ala. Jika kita mampu memahami tiap ayatnya maka kita akan mengerti bahwa dunia ini hanyalah sementara. Tak perlu ada yang dikhawatirkan akan masalah dunia. Percayalah bahwa Allah telah mengatur urusan jodoh ataupun rezeki kita.

Pada firman Allah SWT:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal”. (QS. Al Anfal : 2)

Bersyukur sesering mungkin

Bersyukur pula menjadi salah satu cara menjaga hati menurut islam. Seseorang yang cenderung kufur nikmat biasanya hatinya tidak akan tentram. Sederhana iri dengan kenikmatan orang lain dan selalu merasa dirinya kurang. Selain itu tidak jarang melakukan hal yang telah dilarang agama guna melampiaskan nafsunya semata. Sebaliknya jika kita mampu bersyukur maka insyaAllah hati akan terasa lapang dan terjaga dari penyakit.

Pada firman Allah SWT:

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7).

Menjaga ikhlas dan sabar

Cara terbaik agar hati kita terjaga dari sifat-sifat tercela, seperti kikir, dendam atau dengki adalah dengan menjaga keikhlasan serta kesabaran. Musibah apapun yang menimpa diri kita semata-mata hanyalah ujian dari Allah Ta’ala. Baik itu masalah jodoh yang tak kian tiba ataupun lainnya. Maka itu, kita harus dapat ikhlas dan bersabar. Ketahuilah bahwa dibalik kesulitan itu pasti ada kemudahan. Allah telah menjajikan hal tersebut. Dan sikap sabar dapat membawa kita ke jalan lurus serta terhindar dari kemungkaran.

Allah Ta’ala berfirman:

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah:155)

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 155-157).

Menghindari berduaan bersama lawan jenis yang bukan mahram

Bukan hal aneh lagi jika kita menemukan para pemuda-pemudi yang duduk berduaan di taman, lalu mereka saling bercumbu mesrah. Ketahuilah bahwa perbuatan tersebut dilarang oleh islam. Tidak ada istilah pacaran dalam agama kita. Di agama kita atau islam, perempuan dilarang berduaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Sebab hal ini dapat mendatangkan fitnah dan dosa. Selain itu tidak jarang membuat hati menjadi sangat kotor dengan memikirkan sesuatu yang tak sewajarnya.

Pada firman Allah SWT:

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.“ (QS Al-Isra : 32).

Menundukkan pandangan

Berikutnya adalah cara menjaga hati menurut islam dengan menundukan pandangan. Menatap lawan jenis non mahram pula dapat menimbulkan munculnya benih-benih cinta. Bahkan terkadang pikiran-pikiran yang buruk. Terlebih lagi jika orang yang kita pandang menunjukkan lekak-lekuk tubuhnya. Maka hal itu sangat berbahaya sebab dapat memicu syahwat.

Allah SWT memerintahkan umatnya untuk menundukkan pandangan dan menghindari perbuatan dosa. Sebagaiman pada firman Allah SWT:

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (An-Nur: 30).

Menutup aurat

Menutup aurat adalah kewajiban per muslim, baik perempuan ataupun laki-laki. Bagi perempuan, auratnya adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Sedangkan laki-laki batas auratnya antara pusar sampai lutut. Dengan menjaga aurat, insyaAllah hati akan terjaga dan perbuatan mungkar dapat terhindari.

Allah Subhanallah Ta’ala:

“Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka !” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allâh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Al-Ahzab:59)

Itulah beberapa cara agar menjaga hati tetap dalam jalan yang benar pada agama islam. Untuk itu mari kita sama-sama untuk mengamalkannya.