Pengertian Manusia Menurut Islam Dan Tujuan Penciptaannya

Pengertian Manusia Menurut Islam Dan Tujuan Penciptaannya

Pengertian Manusia Menurut Islam – Jika diibandingkan dengan makhluk yang Allah ciptakan, manusia memiliki Kedudukan yang paling mulia. Banyak ilmu yang membahas tentang pengertian manusia secara sosiologi ataupun biologi.

Dalam artikel ini ISLAMEDIA akan menjelaskan sedikit mengenai pengertian mausia menurut islam, kedudukan dan tugasnya selama ia hidup. Baiklah, langsung saja kita mulai.

Pengertian Manusia Dalam Al Qur’an

pengertian manusia menurut islam
karyaajinugraha.blogspot.com

Banyak sekali ayat Al Qur’an yang membicarakan tentang manusia. Bahasa yang digunakan untuk menyebut manusia ada istilah pokok. Pertama, Menggunakan kata Annas seperti dalam surat An-nas. Kedua, menggunakan kata insan seperti dalam surat Al insan. Ketiga menggunakan kata basyar seperti dalam surat Ali Imran ayat 47. Dan yang keempat menggunakan kata Bani Adam dan DZurriyat Adam seperti dalam surat Al Isra’ ayat 70.

1. Makna Kata An-Nas

Secara keseluruhan kata ini memiliki makna yang menunjukkan bahwasanya manusia merupakan makhluk sosial yang seringkali digambarkan dengan sekumpulan manusia (kelompok) yang suka melakukan mafsadah. Dalam Al Quran keterangan yang jelas menunjukkan pada jenis keturunan nabi Adam as. Jumlah kata An-Nas ada 241 dan tersebar dalam 55 surat.

2. Arti Kata Insan

Dalam Al Quran kata Insan disebutkan sebanyak 65 kali dan tersebar di 43 surat. KAta Insan berasal dari kata Al Uns. Jika kita artikan secara etimologis, arttinya adalah harmonis, lemah lembut, tampak atau pelupa. Kata insan digunakan dalam Al Quran untuk menunjuk kepada manusia dengan seluruh totalitasnya, jiwa dan raganya.

3. Arti Kata Basyar

Ditinjau secara etimologi, kata basyar memiliki arti wajah, kulit kepala atau bagian tubuh yang menjadi tempat tumbuhnya rambut. Kata Basyar dalam Al quran disebutkan sebanyak 36 kali yang mana ayat tersebut tersebar di 26 surat.

Makna etimologis dapat dipahami bahwa manusia merupakan makhluk yang memiliki segala sifat kemanusiaan dan keterbatasan, seperti makan, minum kebahagiaan dan sebagainya.

Istilah manusia “Basyar” menunjukkan makna bahwa secara biologis yang mendominasi manusia adalah pada kulitnya. Pada aspek ini terlihat perbedaan umum biologis manusia dengan hewan yang lebih didominasi oleh bulu atau rambut.

4. Makna Kata Bani Adam

Bani Adam di sebutkan dalam Al Quran sebanyak 9 kali. Di antaranya pada surat Yasin ayat 60. Adam di dalam Al Quran mempunyai pengertian manusia dengan keturunannya yang mengandung pengertian basyar, insan dan an-nas.

Kata Bani Adam lebih ditekankan pada aspek amaliah manusia, sekaligus pemberi arah ke mana dan dalam bentuk apa aktivitas itu dilakukan.

Tujuan Utama Diciptakan Manusia

hakikat diciptakannya manusia
pajaa.com

Tujuan utama diciptakannya manusia adalah untuk beribadah kepada Allah, mendirikan khilafah. Sebagaimana Firman Allah yang terdapat pada Qur’an surat Adz-Zariyat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (Qs. Adz-Zariyat: 56)

Dan Allah juga berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 30:

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. (Qs. Al Baqarah: 30)

Menjadi Manusia Paling Mulia

manusia paling mulia
satujam.com

Dalam sebuah hadits panjang yang artinya:

Siti Aisyah r.a pernah bertanya kepada Rosululloh SAW., “Wahai Rosululloh, pernahkah engkau mengalami hari yang lebih buruk dari perang Uhud?” Rosululloh SAW. menjawab, “Aku pernah menemui kaum yang sangat kejam yang belum pernah aku temui sebelumnya. Yaitu hari di mana aku menemui kaum di kampung Aqobah (Thoif), ketika aku bermaksud menemui Ibnu Abi Yalil bin Abdi Kulal (untuk meminta bantuan dan untuk menyebarkan Islam).

Akan tetapi, dia tidak memenuhi permintaanku. Akupun pulang dalam keadaan wajah yang berdarah (karena perbuatan warga Thoif yang melempari batu). Ketika aku berhenti di Qornul Tsa’alib, aku melihat awan menaungiku sehingga aku merasa teduh. Lalu, malaikat Jibril memanggilku dan bertanya, “Sesungguhnya Alloh telah mendengar hinaan kaummu dan penolakan mereka terhadapmu. Alloh telah mengutus malaikat penjaga gunung kepadamu.”

Kemudian, malaikat penjaga gunung itu menawarkan kepada Rosululloh SAW. apakah beliau mau jika dua gunung yang ada di kota Mekkah ditimpakan kepada mereka sebagai balasan. Namun, bagaimana jawaban Rosululloh SAW.?

Rosululloh SAW. yang mulia dengan rendah hati menolak tawaran itu. Tidak terbersit sedikitpun di dalam hati beliau niat untuk membalas sikap buruk mereka. Rosululloh SAW. justru mendoakan mereka, “Aku berharap mudah-mudahan Alloh mengeluarkan dari tulang rusuk mereka (keturunan) yang menyembah Alloh Yang Maha Esa dan tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam merupakan contoh manusia paling mulia dimuka bumi. Manusia bisa menjadi mulia dan tinggi kedudukannya disisi Allah jika ia mampu menjaga Akhlaknya kepada sesama manusia.

Taat melaksanakan perintahkan Allah dan menjauhi apa yang ia larangan merupakan hal yang utama. Namun menjaga sikap kita dihadapan Allah dan umat manusia juga tak kalah penting. Karenaya, Mari sama sama kita menjalankan ketaatan kepada Allah dan menjauhi apa yang ia larang.

Mudah mudahan kita termasuh hamba ALLAH yang senantiasa diberikan rahmat dan hidayahnya. Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian Manusia Menurut Islam. jika ada tutur kata yang salah mohon dimaafkan. Cukup sekian dan terimakasih atas waktunya.:D

Leave a Comment