Shalat Khusyu Itu Mudah: Kiat Mendirikan Shalat Khusyu

Shalat Khusyu

Shalat khusyu menjadi hal yang sangat penting untuk meraih kesempurnaan shalat. Balasan yang kita dapat dari shalat dipengaruhi oleh kekhusyuaan kita ketika shalat. Berikut adalah tips-tips shalat khusyu’ berdasarkan Qur’an dan Sunnah.

Mengingat Allah

Allah berfirman dalam al-Qur’an :

… dan tegakkanlah sholat untuk mengingat Aku (Allah)”. (QS. Thaha: 14)

Inti dari shalat adalah mengingat Allah. Isi shalat adalah doa, sedangkan do’a adalah meminta. Sudah sewajarnya ketika kita meminta, perhatian kita tertuju pada Dia Yang Dipinta.

Mengosongkan Segala Pikiran Duniawi

Ketika aku shalat, aku teringat seonggok emas milik kami. Aku tidak mau emas itu ada di rumah kami malam ini, sehingga aku suruh agar dibagikan (emas itu).” (HR. Ahmad nomor 16151 & Bukhari 1221)

Selain itu Imam an-Nawawi pernah memberikan nasehat:

“Memikirkan hal lain ketika shalat & banyak lintasan pikiran, tidak membatalkan shalat, namun hukumnya makruh. Baik yang dipikirkan masalah yang mubah atau masalah yang haram, seperti minum khamr…. dan terdapat keterangan adanya kesepakatan ulama bahwa lintasan pikiran semacam ini tidak membatalkan shalat. Tetapi hukumnya makruh, ini disepakati para ulama.” (al-Majmu’ Syarh Muhadzab, 4/102)

Salah satu sebab yang paling banyak yang membuat shalat tidak khusyu adalah kepala yang dipenuhi pikiran duniawi. Oleh karena itu sebab ini harus bahkan wajib dihilangkan terlebih dahulu sebelum shalat ditunaikan.

Meminta Perlindungan Allah dari Setan yang Terkutuk

Dalam sebuah riwayat dari Utsman bin Abil ‘Ash radhiallahu ‘anhu, Beliau pernah datang kepada Nabi SAW untuk melaporkan gangguan yang menimpa dia ketika shalat. Kemudian, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ذاك شيطان يقال له خنزب فإذا أحسسته فتعوذ بالله منه واتفل على يسارك ثلاثاً

Itu adalah setan yang disebut Khinzib. Jika kamu merasa diganggu, mohonlah perlindungan kepada Allah dari gangguannya dan meludahlah ke kiri 3x.”

Utsman Berkata, “Aku pun melakukannya (perintah Rasul), kemudian Allah menghilangkan gangguan itu dariku.” (HR. Muslim 2203)

Setan tidak akan pernah berhenti menggelincirkan manusia menuju kegagalan. Dan karena shalat adalah sebab utama kesuksesan dunia akhirat seorang muslim, maka “menggagalkan shalat” adalah target utama syetan.

Oleh karena itu harus bagi kita untuk meminta pertolongan Allah terhadap gangguan syetan, Memang gangguan syetan itu lemah, tetapi ketika kita meremehkannya, justru setan menjadi kuat.

Mengetahui Arti Bacaan Shalat

Shalat Khusyu
Shalat Khusyu – tafaqquhstreaming.com

Allah berfirman dalam al-Qur’an:

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedangkan kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu memahami apa yg kalian ucapkan (QS An Nisa’ : 43)

Secara tidak langsung ayat di atas mengharuskan kita mengerti apa yang kita ucapkan ketika shalat. Sebagaimana yang kita telah tahu, bahwa shalat adalah doa. Bagaimana mungkin kita berdoa tapi tidak mengerti apa yang sedang kita minta?

Mengingat Mati

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Ingatlah kematian dalam shalatmu. Karena bila seseorang mengingat mati dalam shalatnya, maka dia akan memperbagus shalatnya. Shalatlah seperti shalat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih punya kesempatan melakukan shalat yang lainnya...” (HR. Ad Dailami dalam musnad Al Firdaus. Hadits ini hasan sebagaimana kata Syaikh Al Albani)

Hadis ini cukup menjelaskan bahwa Rasulullah sendiri menyarankan umatnya untuk mengingat mati ketika shalat. Karena, ketika meningat mati, seseorang akan melupakan banyak dari urusan duniawinya. Yang mana urusan duniawi adalah penganggu terbesar dalam shalat.

Berganti-ganti Surah

Sesuatu yang kita sering lakukan secara berulang-ulang akan menjadi kebiasaan. Jika sesuatu itu adalah hal baik maka tentu itu merupakan kebaikan. Tetapi adakalanya ketika sesuatu menjadi kebiasaan, nilainya akan berkurang. Yang dimaksud berkurang di sini adalah kita melakukannya tanpa melibatkan kesadaran kita.

Sama seperti shalat. Ketika shalat hanya menjadi kebiasan dan rutinitas semata tanpa dihayati prosesnya maka shalat akan terasa kering alias tidak khusyu. Apalagi kalau dalam shalat itu ditambah dengan distraksi urusan duniawi.

Maka dari itu berganti-ganti surah yang dibaca ketika shalat adalah salah satu upaya untuk membuat pikiran dan perasaan hadir di dalam shalat kita.

Doa dan Zikir sesudah dan sebelum Shalat

Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad 3/155. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Doa dan zikir baik sebelum maupun sesudah shalat akan mengkondisikan hati kita agar lebih khusyu ketika shalat. Selain itu, doa antara azan dan iqomah sendiri merupakan doa dengan waktu yang maqbul.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas maka kita bisa menyimpulkan kiat-kiat dalam menggapai shalat yang khusyu, yaitu :

1. Mengingat Allah ketika shalat

2. Melepaskan segala pikiran terkait urusan duniawi

3. Meminta perlindungan dari syetan yang terkutuk

4. Memahami arti dari bacaan shalat

5. Mengingat mati ketika shalat

6. Tidak memakai bacaan surah yang itu – itu saja

7. Doa dan zikir sebelum shalat

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *