Fakta Ilmiah Para Ilmuawan Tentang Kebenaran Al-Qur’an

blogspot.com

Sampainya manusia dibulan pertama kali adalah suatu pencapaian yang luar biasa, eksplorasi ini ditandai dengan slogan “One small step for man, one giant leap for mankind”.

Karena ini adalah peristiwa yang sangat bersejarah tentu setiap orang pasti mendokumentasikannya, sejak saat itu pendapat orang bahwa manusia bisa sampai ke bulan bukanlah suatu angan atau kebohongan belaka.

Bukti ini juga telah disampaikan oleh kaum muslim sejak berabad-abad silam yang telah disebutkan dalam alqur’an dalam surah Al-Qomar.

Peristiwa disini mencoba mengaitkan fakta ilmiah para ilmuan dengan bukti kebenaran akan kitab suci alqur’an.

tafsirsunnah.files.wordpress.com
tafsirsunnah.files.wordpress.com

Dimulai dengan sebuah kisah tentang masuk islamnya seorang yang beragama Katolik bernama David Musa Pidcock. Sekarang ia menjabat sebagai ketua “British Muslim Party”.

Cerita masuk islamnya David Pidcock bisa dikisahkan sebagai berikut. Ketika ia belum masuk islam, ia sedang mendalami agama-agama yang ada, dan seorang temannya ada yang memberikan sebuah Al-Qur’an dengan terjemahan dalam bahasa inggris.

Kebetulan ketika ia membukanya, halaman yang pertama kali ia buka adalah surat Al-Qomar dan membacanya “Hari Akhir sudah dekat dan bulan telah terbelah”.

Ketika ia membaca ayat ini ia berfikir dan bergumam “bulan telah terbelah?” dan kemudian ia berhenti membacanya dan tidak membukanya lagi.

Kemudian pada suatu hari, ketika ia sedang menonton acara televisi BBC, sang penyiar sedang berbincang dengan tiga ilmuwan Amerika Serikat tentang proyek ruang angkasa.

Ilmuwan tersebut memaparkan mengapa eksplorasi ruang angkasa begitu penting. Mereka juga menjelaskan bahwa untuk melakukan projeknya itu mereka membutuhkan biaya yang tidak sedikit, yaitu $100 milyar.

Si penyiar menanggapi, “Kenapa hanya untuk menancapkan bendera Amerika dibulan saja membutuhkan dana sebesar itu?”. Kemudian ketiga ilmuwan itu menjelaskan bahwa uang tersebut dihabiskan untuk mempelajari stuktur bebatuan dibulan, dan melihat kesamaan yang dimiliki bumi dan bulan.

Para ilmuwan tersebut terkejut setelah menemukan sebuah garis yang memanjang dari permukaan bulan menuju kedalam bulan itu sendiri.

https://upload.wikimedia.org
upload.wikimedia.org

Karena penasaran dengan apa yang mereka temukan, mereka memberikan informasi tersbut kepada para ahli geologi. Para ahli geologi ini pun juga terkejut, dan sampai pada suatu kesimpulan bahwa hal ini tidak mungkin terjadi kalau bulan tidak pernah terbelah dan menyatu kembali.

Singkat cerita David berfikir kembali dan membatin “sungguh, ini pasti sebuah agama yang benar”. Bisa direnungkan, yang pada awalnya surat Al-Qomar yang membuatnya tidak percaya pada islam, justru malahan surat tersebutlah yang menjadikan alasan baginya memeluk agama islam.

Allah berfirman dalam QS Al-Qamar ayat 2-3 sebagai berikut ini : “Dan jika mereka melihat sesuatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus, dan mereka mendustakan dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya”.

Dari satu sisi peristiwa pendaratan manusia di bulan inilah yang telah memberikan bukti bahwa bulan pernah terbelah ketika zaman Nabi Muhammad saw,  dan merupakan mukjizat seperti yang disebutkan pada kitab Hadist-hadist sebelumnya.

Berikut ini adalah 2 fenomena yang terjadi dan dikuatkan dengan kebenaran peristiwa dalam Al-Qur’an :

  • Peristiwa keberangkatan astronot Amerika dari bulan menuju ke bumi ialah dengan membawa 21 kilogram batuan bulan, dan  tercatat pada pukul 17:54:1 (waktu untuk seluruh  negara/universal time) atau pukul 1:54:1 EDT.

Waktu menit dan detik ini tepat bersesuaian dengan QS 54:1 yang artinya “Hari Akhir sudah dekat dan Bulan telah terbelah”.

  • Peristiwa pendaratan manusia di bulan, khususnya pada saat kepulangan astronot dari bulan menuju bumi yang terjadi pada tahun 1969 M (kalender Masehi) bertepatan dengan tahun 1389 H (kalender hijriyah).

Jika kita hitung jumlah seluruh ayat Al Quran setelah QS 54:1 (dari ayat 2 Surat Al-Qamar) sampai dengan ayat terakhir dalam Al-Quran akan ditemukan sebanyak 1389 ayat. Jadi secara tidak langsung Al-Qur’an menyatakan bahwa manusia akan mendarat di bulan pada tahun 1389 H.

Peristiwa pendaratan di bulan bisa dibilang menjadi refleksi akan kekuasaan dan keesaan Allah swt yang tercatat dalam Al-Qur’an.

Sekaligus membuktikan bahwa peristiwa pendaratan di bulan yang terkait erat dengan Al-Qur’an bukanlah merupakan sesuatu hal yang kebetulan.

Semoga kita termasuk hamba-hamba yang selalu diberikan hidayah dari mana saja supaya kita termasuk orang-orang yang selamat, sekian informasinya semoga bisa bermanfaat, Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *